4 Hal yang Tidak Boleh Anda Katakan Saat Atasan Sedang Menilai Kinerja Anda…


Uncategorized / Selasa, Januari 30th, 2018

Pada zaman dulu, setiap awal atau akhir tahun berbagai
perusahaan biasanya akan melakukan penilaian kerja pada
pegawainya untuk mengetahui pegawai mana yang akan mendapatkan
kenaikan gaji dan mana yang tidak.

Namun, pada zaman modern sekarang ini, sudah sedikit perusahaan
yang menerapkan sistem ini. Bila perusahaan tempat Anda bekerja
merupakan salah satu yang masih menggunakan penilaian kinerja
ini, di bawah ini ada beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda
katakan pada bagian humas saat mereka menilai kinerja Anda.

 

“Itu Bukan Pekerjaanku”

Jika Anda merasa bahwa atasan Anda selalu saja memberikan Anda
berbagai pekerjaan tambahan yang tidak sesuai dengan deskripsi
pekerjaan Anda saat baru diterima bekerja, maka Anda tidak
perlu mengatakannya secara terus terang dan langsung. Hal ini
akan membuat Anda tidak disukai oleh atasan. Sudah menjadi
pengetahuan umum bahwa para atasan lebih suka memiliki pegawai
yang mampu mengerjakan banyak hal dan tidak mengeluh karenanya.

Jadi, daripada mengatakan hal ini secara langsung, ada baiknya
Anda menolak tambahan pekerjaan tersebut secara “halus”,
misalnya dengan mengatakan karena pekerjaan Anda memiliki
tenggat waktu tertentu maka Anda tidak dapat melakukan tambahan
pekerjaan lainnya atau Anda merasa kurang ahli dalam melakukan
pekerjaan tambahan yang disodorkan pada Anda.

Jika Anda tetap tidak dapat menolak pekerjaan tambahan
tersebut, bertanyalah pada atasan Anda mana pekerjaan yang ia
ingin Anda lakukan terlebih dahulu. Mintalah atasan Anda untuk
menentukan prioritas kerja Anda. Dengan demikian, atasan Anda
akan merasa bahwa Anda merupakan orang yang fleksibel dan tidak
enggan menerima pekerjaan tambahan, tetapi tetap dapat membuat
Anda memiliki waktu untuk mengerjakan tugas Anda yang lain.

 

“Anda Berharap Terlalu Banyak Padaku”

Saat seorang atasan mempekerjakan Anda tentu saja ia akan
berharap banyak pada Anda. Anda bahkan mungkin akan merasa
bahwa gaji yang Anda terima tidak sesuai dengan banyaknya
pekerjaan yang Anda lakukan. Akan tetapi, bersikap defensif dan
marah karena jumlah pekerjaan yang terus bertambah bukanlah hal
yang baik untuk dilakukan. Anda harus dapat menahan emosi Anda.

Memang benar bahwa Anda harus bersikap jujur, tetapi jangan
bersikap terlalu defensif. Tetaplah bersikap tenang walaupun
Anda merasa sangat kesal atau sedih karena perkataan atasan
Anda.

 

“Aku Tidak Bisa”

Saat Anda berkata “tidak bisa” maka sebenarnya Anda sedang
membatasi diri Anda sendiri dan secara tidak langsung
memberitahu atasan Anda dan orang lain mengenai kemampuan Anda.
Berkata tidak bisa saat atasan melakukan penilaian kinerja sama
saja dengan mengatakan pada atasan Anda bahwa Anda tidak
memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas yang diberikan,
apalagi bila Anda hanya memberikan respon singkat. Hal ini akan
membuat Anda tampak seperti seorang pegawai yang malas, yang
bahkan enggan untuk mencoba. Hal ini tentu saja akan membuat
reputasi Anda menjadi buruk di mata atasan Anda.

Daripada mengatakan “Aku tidak bisa”, akan lebih baik bila Anda
mengatakan “bagaimana jika kita mencoba melakukan ini”. Dengan
demikian, Anda pun dapat bekerja dengan lebih mudah. Atau Anda
dapat juga mengatakan “akan kuusahakan”. Akan tetapi, jangan
berkata ya atau tidak. Jika Anda berkata ya, maka atasan akan
menganggap bahwa Anda akan melakukan pekerjaan yang diberikan
sesuai dengan kemauannya tersebut, yang mungkin akan sulit Anda
lakukan.

 

Baca juga: 9 Tips Untuk Mengurangi Stress Akibat
Pekerjaan

 

“Terima Kasih Karena Akhirnya Anda Mengetahui
Kinerjaku”

Mendapatkan pujian atau akhirnya kinerja Anda diakui oleh
atasan tentu saja akan membuat Anda merasa senang. Akan tetapi,
berkata bahwa “akhirnya Anda mengetahui juga kinerja saya”
bukanlah hal yang bijak untuk dilakukan. Hal ini dapat membuat
atasan Anda berpikiran buruk atau mencegahnya memuji Anda
kembali. Jadi, saat atasan Anda memuji kerja Anda, cukup
katakan terima kasih saja.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: cheatsheet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *