5 Gejala Menstruasi yang Buat Anda Harus Segera Memeriksakan Diri


Uncategorized / Selasa, Januari 30th, 2018

Bila saat datangnya menstruasi Anda setiap bulan merupakan
siksaan bagi Anda, maka Anda mungkin sering bertanya-tanya
apakah hal ini merupakan hal yang normal. Di bawah ini Anda
dapat melihat beberapa gejala menstruasi yang tidak normal,
yang membuat Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke seorang
dokter spesialis kandungan bila mengalaminya.

 

Volume Darah Menstruasi Sangat Banyak

Pada beberapa hari pertama menstruasi, Anda mungkin memerlukan
lebih banyak pembalut setiap harinya. Akan tetapi, bila Anda
harus mengganti pembalut Anda setiap jam, maka hal ini bukanlah
hal yang normal. Selain merupakan gejala dari mioma
uteri
(tumor jinak rahim), perdarahan ini juga
dapat membuat Anda mengalami anemia. Anemia akan
membuat Anda merasa sangat lelah, pusing, dan bahkan pingsan.

 

Obat Anti Nyeri Tidak Dapat Mengatasi Nyeri Perut
Anda

Gejala lain yang membuat Anda harus segera memeriksakan diri ke
seorang dokter spesialis kandungan adalah konsumsi obat anti
nyeri tidak dapat membuat nyeri perut yang Anda rasakan terasa
membaik.

Bila demikian, Anda mungkin menderita endometriosis, yaitu bertumbuhnya
jaringan dinding rahim di luar rahim. Untuk mengatasinya, Anda
mungkin membutuhkan terapi hormon atau bahkan tindakan
pembedahan.

 

Baca juga: 11 Penyebab Tidak Teraturnya Menstruasi
Anda

 

Demam

Apakah Anda juga mengalami demam saat menstruasi? Bila ya, maka
segera periksakan diri ke seorang dokter kandungan karena demam
dapat merupakan gejala dari penyakit radang panggul. Penyakit
radang panggul biasanya akan menyebabkan demam ringan dan nyeri
panggul yang cukup signifikan. Bila demikian, Anda perlu segera
mengkonsumsi antibiotik.

 

Keluar Darah di Antara Waktu Menstruasi

Keluar darah di antara waktu menstruasi dapat dianggap normal
bila Anda mengkonsumsi pil KB. Akan tetapi, bila Anda tidak
mengkonsumsi pil KB dan mengalami hal ini, maka segera
periksakan diri Anda ke seorang dokter kandungan. Hal ini
mungkin disebabkan oleh polip rahim atau penebalan
dinding rahim.

Keluarnya bercak darah setelah berhubungan intim juga merupakan
tanda bahaya. Hal ini dapat merupakan gejala dari displasia,
yaitu adanya sel-sel abnormal pada leher rahim, yang dapat
berkembang menjadi sel kanker bila tidak segera diobati.

 

Menstruasi Anda Sering Berhenti

Menstruasi memang dapat berhenti, misalnya saat Anda stress
berat atau sedang hamil. Akan tetapi, bila menstruasi Anda
sering berhenti, maka Anda perlu segera memeriksakan diri ke
seorang dokter kandungan. Hal ini dapat merupakan gejala dari
gangguan keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh Anda,
misalnya akibat berlebihannya kadar hormon prolaktin (yang
dapat membuat payudara Anda memproduksi ASI walaupun sedang
tidak hamil) atau karena menderita sindrom ovarium polikistik
(yang akan membuat rambut wajah Anda bertambah lebat).

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: womenshealthmag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *