7 Gangguan Kulit yang Perlu Segera Anda Periksakan ke Dokter Kulit


Uncategorized / Selasa, Januari 30th, 2018

Apakah Anda terkejut saat menemukan ada bercak atau tonjolan
kecil pada kulit Anda yang tidak ada sebelumnya? Bila ya, maka
Anda mungkin akan langsung berpikiran buruk dan mengira bahwa
bercak atau tonjolan tersebut merupakan gejala dari kanker
kulit.

Bila demikian, ada baiknya bila Anda segera memeriksakan diri
ke seorang dokter spesialis kulit untuk memastikannya. Di bawah
ini Anda dapat melihat beberapa jenis gangguan kulit yang tidak
terlalu berbahaya, tetapi harus segera diperiksakan untuk
memastikannya.

 

Angioma Ceri

Angioma ceri tampak seperti sebuah benjolan kecil dan merah,
tetapi dapat pula tampak rata pada kulit. Angioma ceri ini
sebenarnya merupakan kumpulan pembuluh darah yang melebar.
Resikonya akan meningkat seiring dengan semakin bertambahnya
usia Anda dan gangguan kulit yang satu ini juga bersifat
diturunkan. Jadi, bila salah satu anggota keluarga Anda
mengalaminya, maka kemungkinan besar Anda pun juga akan
mengalaminya. Kabar baiknya adalah benjolan ini merupakan tumor
jinak.

Salah satu cara menghilangkannya adalah dengan melakukan terapi
IPL (intense pulsed light), yang juga biasa digunakan untuk
menghilangkan rambut tubuh pada daerah ketiak, kemaluan, maupun
wajah.

 

Skin Tag (Kutil)

Anda mungkin sudah sering melihat gangguan kulit yang satu ini.
Skin tag atau kutil kecil biasanya terdapat di daerah sekitar
tali bra atau di mana pakaian sering bergesekkan dengan tubuh
Anda. Gesekan ini dapat membuat kutil kecil ini teriritasi dan
meradang.

Skin tag biasanya tidak berbahaya dan memiliki warna yang sama
dengan kulit Anda. Jika tidak mengganggu, biasanya Anda tidak
perlu melakukan terapi apa pun untuk mengangkatnya.

 

Dermatofibroma

Dermatofibroma merupakan benjolan berwarna merah muda atau
cokelat yang terdiri dari jaringan ikat. Benjolan ini biasanya
terbentuk sebagai reaksi tubuh terhadap gigitan serangga atau
rambut tubuh yang tumbuh ke dalam. Dermatofibroma paling sering
ditemukan pada lengan dan kaki.

Seperti halnya skin tag dan angioma ceri, benjolan ini juga
tidak berbahaya. Akan tetapi, karena penampakkannya mirip
dengan tahi lalat, maka sebaiknya Anda memastikannya ke seorang
dokter spesialis kulit.

 

Baca juga: 7 Pengobatan Terbaik Bagi Kulit
Kering

 

Solar Lentigines

Solar lentigines merupakan nama lain dari flek. Flek merupakan
bercak kehitaman pada kulit akibat paparan sinar matahari. Flek
biasanya terdapat pada daerah yang sering terpapar oleh sinar
matahari seperti pada tangan, wajah, leher, dada bagian atas,
dan kaki.

Kabar baiknya adalah flek tidak akan berubah menjadi kanker.
Akan tetapi, seringkali bercak flek sulit dibedakan dengan tahi
lalat yang sudah berubah menjadi ganas.

 

Keratosis Seboroik

Keratosis seboroik merupakan penebalan kulit bersisik dan
berwarna hitam pada permukaan kulit Anda. Gangguan kulit yang
satu ini umumnya ditemukan pada mereka yang berusia paruh baya
atau lebih. Tonjolan kulit yang satu ini juga merupakan tumor
jinak dan biasanya tidak memerlukan pengobatan bila tidak
dirasa mengganggu.

 

Tinea (Jamur)

Infeksi jamur pada kulit biasanya tampak sebagai bercak
kemerahan atau putih pada kulit. Infeksi jamur pada kulit dapat
menyebar ke bagian kulit lain dan dapat semakin memburuk bila
tidak diobati. Salep atau shampo anti jamur biasanya dapat
membantu mengatasinya.

 

Karsinoma Sel Skuamosa Atau Sel Basal

Karsinoma sel skuamosa atau sel basal merupakan salah satu
jenis kanker kulit. Berbeda dengan tahi lalat jinak, karsinoma
sel skuamosa atau sel basal biasanya tampak merah, bersisik,
atau mengkilat. Oleh karena itu, segera periksakan diri Anda
bila tahi lalat Anda mengalami perubahan bentuk, warna, atau
terasa gatal atau berdarah.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: prevention

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *