Apa Perbedaan Antara Berbagai Jenis Leukemia?


Uncategorized / Senin, Maret 12th, 2018

Kanker terjadi saat sel-sel di suatu bagian tubuh mulai tumbuh
secara tak terkendali dan dapat menyebar ke bagian tubuh
lainnya. Karena hampir semua sel tubuh dapat berubah menjadi
kanker, maka ada banyak sekali jenis kanker.

Leukemia merupakan kanker yang dimulai di
dalam sel-sel yang pada keadaan normal berfungsi untuk
membentuk berbagai macam sel-sel darah. Leukemia sendiri
memiliki banyak jenis, leukemia mieloid akut
merupakan salah satunya.

Akut berarti bahwa bahwa leukemia akan berkembang dengan cepat
bila tidak segera diobati dan dapat berakibat fatal hanya dalam
beberapa bulan. Mieloid merupakan jenis sel darah yang mulai
berubah menjadi kanker.

Leukemia mieloid akut berawal di dalam sumsum tulang, di mana
semua sel darah baru dibentuk, yang pada sebagian besar kasus
akan menyebar ke dalam aliran darah dengan cepat.

Sel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lain seperti kelenjar
getah bening, hati, limpa, sistem saraf pusat (otak dan saraf
tulang belakang), dan buah zakar.

 

Baca juga: Apa
Itu Leukemia?

 

Perbedaaan Leukemia Akut dan Leukemia Kronik

Pada leukemia akut, sel yang berubah menjadi kanker merupakan
sel darah yang belum matang (immature), yang disebut dengan
blast. Leukemia jenis ini biasanya akan berkembang dengan cepat
karena sel blast juga dapat membelah dengan cepat pada keadaan
normal. Dan karena sel kanker tidak pernah berhenti membelah,
hal inilah yang membuat leukemia akut dapat berkembang dengan
lebih cepat daripada leukemia kronik.

Tanpa pengobatan, sebagian besar penderita leukemia akut hanya
dapat hidup selama beberapa bulan. Beberapa jenis leukemia akut
dapat merespon pengobatan dengan baik dan banyak penderita yang
dapat sembuh.

Pada leukemia kronik, sel yang berubah menjadi kanker merupakan
sel darah yang lebih matang, tetapi tidak sepenuhnya normal.
Akibatnya, sel-sel ini tidak dapat melawan infeksi dengan baik
seperti sel darah putih yang seharusnya. Selain itu, sel darah
abnormal ini juga dapat hidup lebih lama, menumpuk, dan
akhirnya berjumlah lebih banyak daripada sel darah putih yang
normal.

Leukemia kronik cenderung berkembang dengan lebih lambat dan
sebagian besar penderita dapat hidup selama beberapa tahun
setelah didiagnosa. Akan tetapi, secara keseluruhan leukemia
kronik lebih sulit diobati daripada leukemia akut.

 

Perbedaan Leukemia Mieloid Dengan Leukemia
Limfositik

Leukemia mieloid berasal dari sel mieloid yang belum matang,
yaitu sel darah putih (selain limfosit), sel darah merah, atau
megakariosit (sel pembentuk trombosit). Leukemia limfositik
berasal dari sel limfosit yang belum matang. Limfoma
(kanker kelenjar getah bening) sebenarnya juga
berasal dari limfosit, tetapi bukan dari limfosit yang terletak
di dalam sumsum tulang belakang, namun yang berasal dari
kelenjar getah bening atau organ lain.

 

Jenis Leukemia

Berdasarkan berbagai perbedaan di atas, sebenarnya ada 4 jenis
leukemia, yaitu:

  • Leukemia mieloid akut
  • Leukemia mieloid kronik
  • Leukemia limfositik akut
  • Leukemia limfositik kronik

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: cancer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *