Mengenal Lebih Jauh Mengenai Vaginosis bakterial, Si Infeksi Ringan Pada Miss V


Uncategorized / Senin, Februari 12th, 2018

Vaginosis bakterial adalah infeksi ringan di vagina yang
berkembang bila ada ketidakseimbangan antara bakteri “baik” di
vagina yang bermanfaat dan bakteri “buruk” yang bisa
menimbulkan masalah.

 

Hal yang Perlu Diketahui Tentang Vaginosis
bakterial:

Vaginosis bakterial dapat menyebabkan rasa sakit, gatal, dan
cairan berbau busuk. Tapi ada beberapa wanita yang tidak
menyadari gejala tersebut, meskipun termasuk infeksi yang
ringan namun tetap perlu diobati sebelum menimbulkan masalah
lain.

Vaginosis bakterial adalah infeksi vagina yang paling umum
menyerang wanita muda. Meski tidak dianggap sebagai penyakit
menular seksual (PMS), kemungkinan terkena vaginosis bakterial
nampaknya meningkat pada wanita yang sering berhubungan intim
dan berganti pasangan. Namun wanita yang belum pernah melakukan
hubungan intim pun dapat mengalami infeksi ini.

 

Apa penyebabnya?

Biasanya, banyak bakteri sehat dan baik hidup di dalam vagina
bersama dengan sejumlah kecil bakteri yang berpotensi
berbahaya. Tapi terkadang keseimbangan ini bisa terganggu oleh
hal-hal seperti douching.

Meskipun ahli medis tidak tahu pasti penyebab vaginosis
bakterial, namun ada beberapa hal yang dapat meningkatkan
risiko untuk mengalaminya seperti:

  • Douching
  • Pasangan seks baru atau bergonta-ganti pasangan seks
  • merokok

Perlu Anda ketahui Anda tidak akan tertular melalui
barang-barang seperti kursi toilet, seprai dan handuk, atau
kolam renang.

 

Gejala:

  • Kelopak vagina putih atau abu-abu yang abnormal dan tipis.
  • Bau amis, bau amis akan lebih tercium saat wanita atau
    setelah berhubungan seks.
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Gatal di dalam dan sekitar vagina

 

Cara Pemeriksaan

Dokter akan mulai menanyakan gejala yang Anda rasakan dan
menanyakan riwayat kesehatan Anda. Kemudian dilakukan
pemeriksaan dengan menggunakan kapas untuk mengumpulkan sampel
cairan vagina, kemudian sampel tersebut akan diperiksa

 

Penanganan:

Dokter akan meresepkan antibiotik (pil, krim vagina, atau
supositoria)

 

Cara Pencegahan:

Belum diketahui bagaimana cara pasti untuk mencegahnya, namun
untuk membantu mengurangi risiko mengalami infeksi. Anda bisa
melakukan:

  • Jangan melakukan douching
  • Menjauhkan diri dari seks bebas

 

Komplikasi

Sebagian besar infeksi dapat teratasi apabila diberikan
penanganan segera.

Apabila Anda mengalami infeksi ini akan meningkatkan risiko
penyakit menular seksual seperti herpes, chlamydia, gonore, dan
HIV.

Bila tidak dobati maka bisa menyebabkan banyak masalah pada
saat hamil seperti

kelahiran prematur, berat lahir rendah, infeksi, dan
kemungkinan keguguran.

 

Baca juga:
4 Penyakit Menular Seksual yang Mungkin Belum
Pernah Anda Dengar…

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang

 

Sumber: kidshealth

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *